Showing posts with label JAMUR. Show all posts
Showing posts with label JAMUR. Show all posts

Masih banyak yang mengabaikannya hal ini, padahal sudah mengetahui sebab dan akibatnya jika melanggar aturan ini. Kami merasa perlu memberitahukan hal ini karena prihatin masih banyak ditemukan orang-orang dalam membuat media baglog jamur yang tidak memenuhi standar prosedur baku.


Jangan Lakukan ini Disaat Sedang Membuat Media Baglog Jamur Tiram Putih

Berikut ini merupakan hal-hal yang yang tidak diperbolehkan dalam proses pembuatan media baglog jamur

  • Tidak boleh sambil merokok

  • Tidak boleh mencampur media dengan bahan-bahan yang mengandung minyak atau bahan pedas lainnya.

  • Tidak boleh memakai gypsum (sebagai bahan campuran media), pergunakanlah kapur sebagai bahan pengganti alternatif

  • Tidak boleh sambil mengobrol

  • tidak boleh membawa anak kecil

    Kelihatan sepele tapi berdampak terhadap hasil olahan media tersebut, karena pada saat dikukus selama 8 jam lamanya, akan tetapi bekas abu rokok, minyak dan bahan pedas lainnya akan tetap aktif dan terus mengkontaminasi media baglog tersebut. Kenapa tidak boleh ngobrol? karena jika banyak ngobrol proses pembuatan media tidak akan selesai-selesai yang ada malah lupa mencampur bahan dan kenapa tidak boleh membawa anak kecil? karena anak kecil akan mengganggu proses pembuatan media baglog jamur tiram putih.

    Harap diperhatikan yang sepele itu, sekilas tidak penting tapi bisa membuat efek domino karena hasilnya nanti akan terlihat hitam sebagian lalu baglog tidak bisa menumbuhkan misilia.


    Disini kami tidak menggurui, tapi sudah teruji dengan pengalaman dan riset, kami sediakan wahana ini sebagai ajang sharing informasi agar kelangsungan para kelompok tani tetap konsisten dengan budidayanya. Jika anda ingin menggali ilmu tentang budidaya jamur sangatlah mahal, bahkan bingung mau mencari sumber kemana. Tetapi kami berbagi informasi gratis dengan anda tiada lain hanya ingin berbagi ilmu, pengalaman.

    Semoga hal tersebut di atas bermanfaat bagi anda sekalian, Saran dan komentar membangun sangat kami harapkan demi kelangsungan bloger ini.

    Terima Kasih


Baiklah, dalam kesempatan ini kami akan berbagi informasi dan pengalaman mengenai bagaimana cara menguasai budidaya jamur tiram putih yang baik dan benar. Tekad Bulat menjadi modal utama dalam menekuni budidaya jamur tiram putih ini, sudah banyak contoh jika semangatnya mulai mengendur maka kehancuran didepan mata. 

Cara Menguasai Teknik Budidaya Jamur Tiram Putih 

  • Pelajari dan perhatikan dengan seksama bagaimana proses tersebut dari awal sampai akhir, lalu kaji serta teliti hasil dari proses itu, apakah sudah lebih bagus dari yang kemarin? karena dalam budidaya harus membutuhkan riset, hal ini demi kemajuan/keberlangsungan budidaya.

  • Setelah dipelajari dan membandingkan hasilnya kemudian terapkan hasil yang terbaik dari proses tersebut. Contoh: jika proses pertama gagal dan proses kedua berhasil bagus, maka yang dipakai dalam proses selanjutnya adalah proses no.2. 

  • Fokus pada saat menakar komposisi bahan campuran media baglog tidak boleh lebih atau kurang, semuanya harus sesuai aturan (Masalah Ph harus diperhatikan juga agar kadar air tidak terlalu banyak).Pilihlah bibit/F1/F2 yang berkualitas karena akan menentukan kelangsungan hidup kelompok tani, jika bibitnya jelek, maka tidak akan menghasilkan apa-apa.

Intinya selalu perhatikan proses awal sampai akhir lalu kaji dengan seksama, karena dalam budidaya jamur tiram putih kegagalan adalah GURU YANG UTAMA

Jika hal tersebut di atas dirasa kurang membantu, datangilah seminar-seminar tentang ujamur tiram putih dimanapun berada atau bisa sharing informasi dengan para kelompok tani lainnya. Jika ingin benar-benar ahli, maka kami siap membantu anda.

Hubungi kami via email : mandiri.jamur99@gmail.com

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga menjadi bahan inspiratif bagi anda semuanya. Saran dan komentar yang membangun sangat kami harapkan demi kelangsungan bloger ini.

Wassalam

 

Dalam kesempatan ini kami akan menjelaskan/ menerangkan lagi bagaimana tahapan-tahapan dalam melakukan budidaya jamur tiram putih. 

tahap awal budidaya jamur tiram putih

Tahap Awal Budidaya Jamur Tiram Putih
Hal yang harus diperhatikan adalah kesiapan mental kita dalam mengambil keputusan baik personal maupun kelompok, mengapa demikian?karena terjun kedunia budidaya tidaklah mudah, butuh pengorbanan yang tidak sedikit baik materi, tenaga dan fikiran. Ada tahapan-tahapan dasar yang perlu diperhatikan, yaitu: 

1. Menguasai teknik/cara budidaya jamur titam putih 
Bisa belajar dari kelompok lain maupun lewat pelatihan-pelatihan yang di adakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan maupun Kabupaten.

2.Modal Usaha
Jika sudah menguasai teknik/cara melakukan budidaya jamur tiram putih, maka selanjutnya hal utama yang menjadi faktor pendorong budidaya adalah MODAL. Masalah besar kecilnya itu relatif tergantung kebutuhan.

3. Tempat/Kumbung
Hal ini sebagai salah satu pendukung dalam melakukan budidaya jamur tiram putih. Besar kecilnyapun relatif, tapi sebaiknya minimal 15 bata agar tidak terlalu kecil.(Keteranagn mengenai kumbung nanti akan saya kupas tuntas).
 
4.Alat dan Bahan 
Sebagai penunjang kegiatan operasional budidaya, ini juga sangat penting mengingat alat dan bahan selalu digunakan dalam kegiatan budidaya, seperti salahsatunya adalah cangkul, sekop, ember, plastik, karet, ring,dll.

5. Pengukusan sederhana
Alat pengukusan perannya sangat sentral dan krusial, bahkan ada beberapa standarisasi yang dipakai supaya hasil yang dicapai bermutu dan tidak banyak baglog yang gagal.

6. Ruangan Pembibitan
Untuk ruangan/tempat pembibitan bisa di kamar khusus atau juga bisa dibuat dalam box kayu di desain sesuai kebutuhan, hal ini sangat sentral juga mengingat hasil finishing dari pembuatan suatu produk, maka pembibitan harus benar-benar diperatikan.

Hal tersebut di atas harus benar-benar diperhatikan karena jika tidak memiliki hal tersebut di atas sangat mustahil akan terwujud sesuatu yang diharapkan. Jika dirasa kurang faham bisa langsung tanyakan ke PAKARNYA BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH via email kami di : mandiri.jamur99@gmail.com 

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga menambah inspiratif bagi para kelompok tani maupun wirausahawan di bidang jamur. Saran dan komentar yang membangun sangat kami harapkan bagi kelangsungan bloger ini.

Wassalam
Sekilas mengenai RAHASIA budidaya Jamur Tiram Putih ini tidak lain adalah untuk berbagi informasi serta menambah wawasan pengetahuan mengenai trik dan teknik budidaya jamur tiram putih yang baik dan benar. Kami menulis artikel ini bukan hanya teori tapi menurut pengalaman di lapangan serta hasil riset yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam melakukan Budidaya Jamur Tiram Putih ini adalah menyiapkan MODAL dan LAHAN yang memadai, karena 2 hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kelangsungan budidaya.
  • MODAL, mengenai modal tergantung kebutuhan (disesuaikan). untuk lebih rincinya mengenai perincian MODAL bisa hubungi kami via email, nanti kami akan kirim rinciannya dalam bentuk PDF.
  • LAHAN, mengenai lahanpun tergantung kebutuhan orang/kelompok (disesuaikan). Bila anda ingin gambar perincian lahan beserta kumbungnya dengan selengkap2nya bisa hubungi kami via emal, nanti kami akan memberikannya dalam bentuk PDF.


Hal kedua, yaitu SDA dan SDM karena kedua aspek itu merupakan satu kesatuan utuh yang sangat penting.
  • SDA (Sumber Daya Alam), artinya kebutuhan akan bahan baku untuk budidaya di daerah lingkungan tempat tinggal anda harus ada bahkan memadai, mengapa demikian? karena jika ketersediaan bahan baku mencukupi akan mengurangi biaya operasional, jika bahan baku produksi jauh dari lingkungan tempat tinggal anda, maka anda harus merogoh kocek dalam-dalam. Ada 2 opsi mengenai bahan baku, pertama anda beli bahan baku atau membeli alat penghancur kayu??? tinggal bagaimana anda. Jika anda mau membeli alat penghancur kayu supaya irit dan efisien, maka kami akan memberikan solusinya. kirim saja via email maka kami akan menjawab permasalahan anda.



Gambar. Serbuk Gergaji Sebagai Bahan Baku pilihan untuk pembuatan
Media Tanam jamur (Baglog)

Orang yang mengerjakan pembuatan media tanam (Baglog) 
harus yang sudah terampil dan profesional karena kalau coba-coba anda akan RUGI

  • SDM (Sumber Daya Manusia), artinya skil kemampuan di bidang jamur ini sudah dimiliki apa belum??? jika sudah tinggal menjalankan apa yang menjadi patokan dalam pengetahuan anda, tapi jika belum maka harus mengikuti dulu pelatihan dan seminar  mengenai Budidaya Jamur Tiram Putih dan kami siap untuk memberikan pelatihan tersebut jika pemerintah tidak ada program atau tidak menyediakan pelatihan tersebut. Anda tinggal hubungi kami via email dan kami akan memberikan solusinya.

Ketiga adalah KUMBUNG, fungsi kumbung merupakan sangat krusial karena nantinya hasil proses produksi disimpan di dalam kumbung jamur tersebut. Pembuatan kumbung Jamur tergantung desain dan selera orang/kelompok masing-masing. Namun yang harus diutamakan adalah kebersihan dan kekuatan Paratag/ Rak Baglog.


RAHASIA BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH PART 2


Gambar. Rak/Paratag Baglog
Gambar di atas sudah memenuhi standar dan bisa menampung kapasitas 5000 Baglog


Keempat adalah alat-alat penunjang budidaya yang meliputi:
  • Cangkul
  • Sekop
  • Piring Plastik
  • ember
  • selang air
  • Plastik sesuaikan ukuran yang diinginkan
  • Ring/ ukuran 1/2
  • karet gelang
  • Alat Pres Baglog jika tidak punya bisa pakai botol, akan tetapi hasilnya tidak akan optimal, jika hasilnya tidak optimal maka kualitas jamurnya pun akan buruk

Siapkan alat-alat tersebut di atas, karena perannya sangat penting dalam proses pembuatan baglog, masalah alat-alat penunjang bisa disesuaikan dengan kebutuhan produksi dan kelompok.


Penulis dicukupkan sekian dalam memaparkan Rahasia Budidaya Jamur Tiram Putih. Jika ada yang kurang faham bisa langsung tanyakan via email. Karena dalam memaparkan masalah ini tidaka kan cukup dalam bentuk tulisan saja, diperlukan praktek dan pemahaman mendasar, ini hanya sebuah referensi bagi orang/kelompok yang ingin melakukan budidaya tapi masih bingung harus apa dan bagaimananya.



Kami juga menerima pesanan :
  • Alat-alat Produksi
  • Alat Presbaglog
  • Bibit F1
  • Bibit F2
  • Baglog harus 2000 ke atas
  • Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Putih + Bonus 1 set alat-alat Produksi

SEMOGA MENJADI BAHAN INSPIRASI ANDA


Dalam tulisan kali ini, kami akan menjelaskan tentang apa dan bagaimana Budidaya jamur tiram putih yang baik dan benar. Karena teknik budidaya itu memang sangatlah banyak tergantung kita mau mengarah ke mana, bahkan ahli/pakar jamur pun banyak tapi  hanya sekedar teori saja. 

Kami selaku Kelompok Tani Mandiri Darmaraja Sumedang sudah sangat faham mengenai Budidaya ini karena disamping melakukan kegiatan kelompok, kami juga melakukan riset/ penelitian tentang hasil dan manfaat serta sejauhmana keberhasilan Budidaya Jamur Tiram Ini.

Sebelum menjelaskan lebih jauh, sebaiknya kita harus memahami terlebih dahulu apa itu JAMUR TIRAM PUTIH serta ada berapa sih jenis Jamur Tiram Putih ini,..!! hal itu sangat penting mengenai pemahaman Jamur Tiram Putih dan tipe/jenis Jamur Tiram Putih apa sih yang seharusnya diguanakan atau bagus untuk di Budidaya? sampai dengan pertanyaan ini yang akan di jelaskan dulu satu-satu oleh kami sehingga memaparkan dan menguraikanNya akan lebih jelas sebelum ke masalah inti.

Disini kami akan menejlaskan 2 jenis Jamur Tiram saja mengingat begitu banyak jenisnya, mengapa hanya 2?? karena 2 jenis jamur tiram ini yang sebagian orang membudidayakannya.


Pertama Jamur Tiram jenis FLORIDA

Type jamur tiram jenis ini merupakan jamur Tiram Putih yang banyak di Budidayakan oleh berbagai kalangan kelompok Tani saat ini. Adapun Ciri-ciri umum jamur jenis ini adalah:
  1. Bentuk jamur tiram putih seperti tudung / payung. Beberapa dari jenis ini dalam pertumbuhannya bergerumbul (banyak) berkelompok.Namun ada pula yang merupakan tangkai tunggal. Tapi ciri umumnya tetap berbentuk tudung.
  2. Kisi-kisi bawah (sirip) relatif lebih lebar dari pada jenis osteron
  3. Warna jamur putih bersih. Jika terkadang seperti ada warna kecoklatan (seperti tiram coklat atau tiram kelabu) hal ini bukan dikarenakan warna aslinya. Tetapi lebih disebabkan cuaca. Terkadang jika siang hari suhu agak panas dengan kelembaban rendah, lalu pada sore harinya disiram dan mengenai tubuh buah, ini yang menyebabkan jamur menjadi sedikit kecoklatan.
  4. Kadar air optimal pada jamur tiram jenis florida cenderung lebih tinggi dibandingkan jenis oystern. Ciri umum jamur yang memiliki kadar air baik adalah warna jamur tetap putih bersih. Jika memiliki kadar air berlebihan, cenderung jamur tiram berwarna kekuningan dan lebih cepat membusuk.
  5. Karakteristik panen. Karakteristik panen jamur tiram seperti yang telah kami sebutkan dalam posting-posting kami sebelumnya cenderung stabil. Dalam 100 hari pertama, panen masih cenderung stabil dan baik. Contoh dari karakteristik panen jamur tiram jenis ini dapat anda download pada data-data hasil panen kami.
  6. Jamur tiram jenis florida sangat cocok untuk jenis sayuran, untuk usaha jenis kripik jamur, dan juga jamur goreng. Strukturknya masih cukup kuat walaupun telah disimpan dalam lemari es.

RAHASIA BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH  PART 1


RAHASIA BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH  PART 1

Gambar di atas merupakan Jenis Jamur Tiram Putih 
Blue Super Flower Florida

Hasil Pengembangan Indukan (F1) dan Hasil riset Kelompok Tani Mandiri Darmaraja Sumedang dengan dengan CV. Mandiri Lembang yang sudah go Internasional


Kedua Jamur Tiram jenis Oystern (OSTERON)

Jenis jamur ini kurang diminati oleh para kelompok budidaya karena kualitas dan bentuknya jauh lebih baik dari jamur tiram putih jenis FLORIDA. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:
  1. Bentuk jamur tiram putih jenis ini menyerupai terompet. Pada saat berumur 2 hari dan jamur masih kecil, bentuknya relatif masih berbentuk tudung, tetapi ketika membesar bentuknya membesar ke atas dan seperti terompet.
  2. Kisi-kisi bawah (sirip) jamur jenis osteron lebih halus dan kecil daripada jenis florida.
  3. Kadar air jamur tiram jenis osteron relatif lebih sedikit. Ini yang menyebabkan osteron relatif lebih kesat dari pada jenis florida.
  4. Jamur tiram jenis osteron lebih banyak dimanfaatkan untuk olahan. Walaupun untuk sayuran pun juga enak.
RAHASIA BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH  PART 1

Karakteristik panen jamur tiram jenis OSTERON relatif kurang stabil. Pada saat banyak, panen cenderung bersamaan dan banyak, tetapi kemudian habis.
 Karena itulah jenis jamur ini kurang umum di budidayakan, karena pemasarannya menjadi sulit karena kurang stabilnya panen tadi.





alat presbaglog ds

1.                  Pengertian Alat Pres Baglog
            Pres baglog adalah suatu alat cetak yang digunakan khusus untuk pembuatan baglog jamur.

2.                  Manfaat Alat Pres Baglog
            Adapun manfaat pres baglog adalah :
a.   Mempercepat pengerjaan dalam pembuatan baglog jamur rata—rata 1-5 bila dibandingkan dengan menggunakan alat manual atau botol.
b.   Kepadatan Baglog akan sama rata karena tekanan baglog telah disesuaikan, baik cetakan   maupun ukurannya.
c.     Bentuk kondisi baglog jamur tidak akan keropos baik di tengah maupun di bawah artinya umur panen jamur tersebut kuat hingga 6 bulan per baglog.
d.   Baglog jamur yang sudah dikukus tidak akan berubah bentuk karena kepadatan yang sudah disesuaikan oleh alat cetak pres baglog.
e.   Terhindar dari kontaminasi bakteri yang ada disekitar area kumbung, baik sebelum maupun sesudah proses pengukusan.

3.                  Fungsi dan Kegunaan Alat Pres Baglog
“Sebagai alat bantu dalam proses pembuatan baglog jamur”



KEGIATAN PEMBUATAN PRES BAGLOG DAN BAGLOG JAMUR
Tanggal 02 Februari 2012



Alat Presbaglog ini merupakan alat untuk membuat Baglog Jamur.
Fungsi dan kegunaan alat ini adalah untuk menghemat waktu dan tenaga dalam pembuatan Baglog jamur serta kualitas produk yang dihasilkan sangat bagus.


Biasanya jika menggunakan botol dalam pembuatan Baglog, akan memakan waktu yang relatif lama serta kualitas Baglog yang dihasilkan tidak menjamin bagus, karena kepadatan harus sama rata serta sesuai dengan ukuran yang di inginkan


alat presbaglog ds 8


Kegiatan membuat Baglog jamur dengan alat pres baglog sangat efektif dan efisien, bahkan ibu2 sangat aktif dan terampil dalam menjalankan alat ini. Alat ini sudah di pakai di 2 Provinsi, yaitu Jawa Barat dan Kalimantan. untuk di Jawa Barat sudah 3 kabupaten: Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cirebon dan untuk di Kalimantan Tengah sudah dipakai di Kabupaten Kota Waringin Timur dan Kabupaten Kota Waringin Barat.



Pendahuluan

Budidaya jamur tiram putih yang bernama latin Pleurotus ostreatus ini masih tergolong baru. Di Indonesia budidaya jamur tiram mulai dirintis dan diperkenalkan kepada para petani terutama di Cisarua, Lembang, Jawa Barat pada tahun 1988, dan pada waktu itu petani dan pengusaha jamur tiram masih sangat sedikit. Sekitar tahun 1995, para petani di kawasan Cisarua, yang semula merupakan petani bunga, peternak ayam dan sapi mulai beralih menjadi petani jamur tiram meski masih dalam skala rumah tangga. Dalam perkembangannya, beberapa industri berskala rumah tangga bergabung hingga terbentuk CV dan memiliki badan hukum. 


Sekilas tentang Jamur Tiram 

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur kayu yang sangat baik untuk dikonsumsi manusia. Selain karena memiliki cita rasa yang khas, jamur tiram juga memiliki nilai gizi yang tinggi. Jamur tiram mengandung protein sebanyak 19 - 35 % dari berat kering jamur, dan karbohidrat sebanyak 46,6 - 81,8 %. Selain itu jamur tiram mengandung tiamin atau vit. B1, riboflavin atau vit. B2, niasin, biotin serta beberapa garam mineral dari unsur-unsur Ca, P, Fe, Na, dan K dalam komposisi yang seimbang. Bila dibandingkan dengan daging ayam yang kandungan proteinnya 18,2 gram, lemaknya 25,0 gram, namun karbohidratnya 0,0 gram, maka kandungan gizi jamur masih lebih komplit sehingga tidak salah apabila dikatakan jamur merupakan bahan pangan masa depan. 
Budidaya jamur tiram memiliki prospek ekonomi yang baik. Jamur tiram merupakan salah satu produk komersial dan dapat dikembangkan dengan teknik yang sederhana. Selain itu, konsumsi masyarakat akan jamur tiram cukup tinggi, sehingga produksi jamur tiram mutlak diperlukan dalam skala besar. 


 Latar Belakang 

Pemilihan bentuk usaha budidaya jamur tiram ini dilatarbelakangi oleh : Budidaya jamur tiram memiliki prospek ekonomi yang baik. Pasar jamur tiram yang telah jelas dan permintaan pasar yang selalu tinggi dan minus ini memudahkan para pembudidaya memasarkan hasil produksi jamur tiram. Jamur tiram merupakan salah satu produk komersial dan dapat dikembangkan dengan teknik yang sederhana. Bahan baku yang dibutuhkan tergolong bahan yang murah dan mudah diperoleh seperti serbuk gergaji, dedak dan kapur, sementara proses budidaya sendiri tidak membutuhkan berbagai pestisida atau bahan kimia lainnya. Membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar pertanian jamur tiram. 




ANALISIS PASAR 

Deskripsi produk 
Produk jamur tiram yang dihasilkan berupa : 
·         Jamur Tiram segar 
·         Produk turunan Jamur Tiram seperti kripik jamur, jamur goreng tepung, jamur siap masak dalam kemasan plastik, dll. 

Prospek Pasar Budidaya Jamur 
Budidaya jamur tiram di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung telah memiliki pasar yang jelas. Hampir semua petani jamur tiram memiliki hubungan dengan pedagang yang siap menerima hasil produksi jamur tiram dari petani dengan harga yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan tanaman sayuran lainnya. Hal ini diperkuat dengan beberapa alasan sebagai berikut: 
1.     Permintaan jamur tiram di daerah Bandung dan sekitarnya mencapai 7 - 10 ton /hari.
    Adapun produksi jamur tiram baru mencapai 2,5 - 3 ton /hari. Ini berarti terdapat gap sebesar 4 - 7 ton /hari, yang sedikitnya dapat diisi dalam rencana budidaya jamur tiram ini. 
2.     Pasar jamur tiram saat ini telah meluas di sekitar Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten sehingga diperlukan produksi jamur tiram dalam skala besar. 
3.     Masyarakat semakin sadar pentingnya mengkonsumsi jamur untuk tujuan kesehatan. 
4.     Jamur saat ini dikonsumsi sebagai pengganti daging selain dari beralihnya pola makan masyarakat kepada bahan pangan organik. 


Kebutuhan dan Kecenderungan Pasar 
Target market usaha ini adalah konsumen jamur dari house need sehingga kebutuhan akan jamur tiram masih tergolong tinggi dan pemenuhannya masih terbatas pada pasar tradisional pada umumnya dan beberapa retail pada beberapa kota besar.  Sementara itu kecenderungan pasar akan jamur tiram masih tergolongkan pada secondary goods, namun permintaan pasar masih tinggi. Sebaliknya pada segmen hotel dan restoran yang kebutuhan akan jamur tiramnya cukup tinggi suppliers jamur tiram minim dan masih sangat dibutuhkan. 
Kecenderungan dari hotel dan restoran yang paling penting untuk disikapi adalah pelayanan akan faktor satisfaction penyediaan barang, mulai dari ketepatan waktu, jenis pambayaran, layanan purna jual, dan yang paling utama penurunan harga jual. 


Proyeksi Pengembangan Usaha 

Usaha ini diorientasikan sebagai usaha kecil menurut banyak pakar ekonomi, namun usaha tersebut dipandang sebagai tulang punggung dalam salah satu pemulihan ekonomi Indonesia. Untuk itu pengembangan budidaya jamur ini akan dibagi dalam tiga tahap, yaitu: tahap industri kecil awal, tahap industri kecil lanjut, dan tahap industri menengah.
Sekilas Mengenai Peluang Usaha Budidaya Jamur Tiram




Peran serta kumbung dalam hal budidaya Jamur Tiram Putih sangatlah penting dan menentukan, karena hal tersebut menjadi modal utama, berikut sfesifikasi kumbung kami :


1. Luas area dan besarnya kumbung sangat menentukan bagi              kapasitas baglog jamur, akan tetapi yang
    terutama kumbung harus bersih, seperti gambar berikut.

Kumbung Budidaya Jamur Mandiri

2. Rak atau (paratag = kata orang Sunda), harus dibuat sebagus dan sekuat mungkin karena untuk jangka
    panjang, untuk panjang dan lebar ukuran harus disesuaikan dengan luas lahan kumbung, seperti gambar
    berikut.


Selesai
Semoga Bemanfaat dan menjadi Bahan Inspirasi



Dalam rangka meningkatkan pengusahaan Budidaya Jamur Tiram Putih se-Provinsi Jawa Barat


PELATIHAN  DI HOTEL THE PRIANGAN (CIAMIS) JAWA BARAT

KEGIATAN PRESENTASI MENGENAI CARA PEMBUATAN MEDIA JAMUR



PELATIHAN  DI HOTEL THE PRIANGAN (CIAMIS) JAWA BARAT




PRESENTASI MENGENAI CARA PENGUKUSAN 
YANG BENAR

PELATIHAN  DI HOTEL THE PRIANGAN (CIAMIS) JAWA BARAT

PRESENTASI TENTANG PEMILIHAN 
BIBIT (INDUKAN F1)



Semoga Menjadi Bahan Inspirasi Semua





Dalam pembibitan jamur tiram putih hal pertama yang harus dieprhatikan adalah menjaga sterilisasi, baik tempat maupun orang yang akan melakukan pembibitan. Berikut langkah-langkah cara pembibitan jamur tiram putih, sebagai berikut:
TRIK TEKNIK PEMBIBITAN JAMUR TIRAM PUTIH
Gambar di atas menunjukkan sedang berlangsungnya proses pembibitan
  1. Pertama, siapkan alat-alat yang diperlukan dan yang terpenting alat tersebut harus steril.
  2. Bagi orang yang akan melakukan pembibitan, sebaikNya menggunakan masker tujuannya agar bibit tidak terkena bakteri.
  3. Siapkan bibit F1 atau F2 
  4. Masukan bibit F1 dan F2 Kedalam Box/Kotak/Tempat pembibitan
  5. Masukan Baglog Jamur yang akan dibibit secukupnya (jangan terlalu penuh di dalam box/kotak) tujuannya agar tangan bebas bergerak saat melakukan pembibitan.
  6. Masukan 2-3 spatula ke dalam Baglog Jamur, tujuannya agar misilia cepat tumbuh.
  7. Simpan Baglog Jamur ke tempat Pengukusan, tujuannya agar tidak terkontaminasi bakteri.

Demikian trik dalam teknik pembibitan Jamur Tiram Putih. Semoga menjadi Bahan Inspiratif dan Edukatif yang bermanfaat. adapun saran dan kritik bisa Pemirsa yang budiman sampaikan langsung pada kolom komentar.

jangan lupa sertakan Backlink pemirsa sebagai bentuk menghargai kreasi original kami

Salam Sukses





KUNJUNGAN BAPAK AGUS ACIL, S.Hut DARI DISHUTBUN KABUPATEN SUMEDANG 
BERSAMA KA.BAG BAPAK ROY

Dinas Lapangan Dishutbun Kabupaten Sumedang






Dinas Lapangan Dishutbun Kabupaten Sumedang

BAPAK ROY, BAPAK DEDEN DAN BAPAK AGUS ACHIL DARI DISHUTBUN KABUPATEN SUMEDANG SEDANG MEMANTAU PERKEMBANGAN PENGUSAHAAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH KELOMPOK TANI MANDIRI DARMARAJA SUMEDANG

SERTA MEMETAKAN ALAT PEMBIBITAN BARU BAGI PARA KEOMPOK TANI YANG ADA DI KABUPATEN SUMEDANG

Dinas Lapangan Dishutbun Kabupaten Sumedang

PENINJAUAN KUALITAS BAGLOG JAMUR MANDIRI YANG AKAN DIPRESENTASIKAN DALAM AJANG PAMERAN HASIL HUTAN DI KABUPATEN SUMEDANG

Dinas Lapangan Dishutbun Kabupaten Sumedang

PENINJAUAN LANGSUNG ALAT PENGUKUSAN KELOMPOK TANI MANDIRI


KEGIATAN PEMANTAUAN UNTUK LAPORAN KE UPTB DAN DISHUTBUN KABUPATEN SUMEDANG DALAM RANGKA PERCONTOHAN BAGI KELOMPOK TANI YANG ADA DI SELURUH KABUPATEN SUMEDANG


Hasil penelitian ini dilakukan oleh Kelompok Tani Mandiri Darmaraaj Sumedang dengan menggunakan indukan F1 Blue Super Plower Florida

Hasil Penelitian Jamur Super Mandiri


Gambar Dilihat dari Samping

Hasil Penelitian Jamur Super Mandiri


Gambar Dilihat Dari Atas

Hasil Penelitian Jamur Super Mandiri

Hasil Penelitian Jamur Super Mandiri

Hasil Penelitian Jamur Super Mandiri

Hasil Penelitian Jamur Super Mandiri

Gambar Jamur Sudah Merekah Total

Hasil Penelitian Jamur Super Mandiri

Hasil Penelitian Jamur Super Mandiri


Semoga Menjadi Bahan Inspirasi Kita Semua




Dalam budidaya jamur tiram putih ada hal yang penting yang harus diperhatikan, salah satunya adalah pemeliharaan baglog, mengapa demikian? karena pemeliharaan baglog ini sangat penting bagi tumbuh kembangnya misilia/spora jamur.

PEMELIHARAAN BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH


Gambar. Baglog yang terawat dengan baik

Pemeliharaan Baglgog jamur secara rutin akan menghasilkan kualitas jamur yang baik karena jamur tidak akan terkena penyakit tanaman atau media baglog mengering bahkan berwara kehitam-hitaman. Baglog yang baik akan menghasilkan kualitas jamur tiram putih yang baik pula, jamur tidak kerdil bahkan layu apalagi berwarna kekuning-kuningan.

Menurut Bapak Dede. S (Ketua Kelompok Tani Mandiri) Darmaraja Kabupaten Sumedang mengatakan bahwa, Kualitas hasil panen Jamur tiram putih yang baik ditentukan dari kualitas indukan (Bibit F1) dan pemeliharaan Baglog jamur. Dari keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa, selain indukan dan cara pembuatan baglog, yang utama yang harus diperhatikan adalah perawatan Baglog jamur.

Berikut ini merupakan tips dalam perawatan Baglog jamur tiram putih, sebagai berikut:
  1. Baglog tidak boleh disimpan di tempat yang panas/ terkena sinar matahari langsung (jika misilia sudah tumbuh), kecuali misilia belum tumbuh boleh dikondisikan karena perlu suhu panas untuk pembentukkan dan pertumbuhan misilia.
  2. Hindari Baglog dari hama serangga dan tikus, artinya pemilik Baglog harus aktif dalam mengontrol baglognya karena jika terkena serangga dan tikus, pertumbuhan misilia dalam Baglog akan sedikit terhambat bahkan yang lebih parah misilia tidak tumbuh lagi di dalam Baglog.
  3. Tutup dengan rapat atas Baglog dengan koran, hal tersebut dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan misilia serta terhindar dari hewan serangag dan tikus.
  4. Semprot secara teratur 1-2 kali/hari Baglog dengan uap air dari jarak 30 cm, jangan terlalu dekat karena yang dibutuhkan bukan airnya secar langsung, tapi uap air/sprey. Karena jika terlalu dekat Baglog akan basah dan air akan mengendap jika sudah mengendap akan banyak bakteri kecil yang hidup dengan demikian Batang jamur tidak akan kuat/ mudah patah.
  5. Sortir Baglog yang akan disemprot dan pisahkan dari Baglog yang sudah di panen jamurNya karena Baglog yang sudah dipanen jamurnya tidak boleh disemprot dahulu agar umur Baglog tahan lama.


Sebetulnya masih banyak lagi mengenai pemeliharaan Baglog tersebut, tapi penulis hanya menjelaskan 5 hal penting saja, jika pemirsa butuh penjelasan yang lebih signifikan, silahkan hubungi kami via emal, kami akan menjelaskan secara terperinci.

Gambar di atas merupakan kualitas Baglog yang baik karena dirawat dan dipelihara dengan baik oleh pemiliknya, hal itu butuh waktu dan proses tidak instan karena jika ingin sukses dalam budidaya jamur tiram putih anda harus tekun, teliti dan kerja keras. dengan demikian akan ada hasil yang di dapat.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menjadi bahan insprirasi pembaca sekalian. Saran dan komentar sangat kami harapkan demi kelangsungan Bloger ini ke depan.


BAB  IV
RENCANA KEGIATAN KELOMPOK TANI MANDIRI


4.1  Pelaksanaan Kegiatan
    Dalam melaksanaakn kegiatan usaha budidaya tanaman jamur tiram putih. Kelompok Tani Mandiri memiliki proses atau tahapan, sebagai berikut :

Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan usaha budidaya tanaman jamur tiram putih yang dikelola oleh Kelompok Tani Mandiri disesuaikan dengan modal serta bahan baku yang tersedia. Apabila dua kriteria tersebut telah terpenuhi, maka semua anggota Kelompok Tani Mandiri akan melakukan pembuatan Baglog jamur, baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun pesanan dari beberapa kelompok tani jamur yang lainnya.

Lokasi Kegiatan
Lokasi kegiatan pembuatan baglog jamur dilaksanakan di Dusun Cipicung  Desa Daarmajaya Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang.

Rincian Kegiatan
Dalam melaksanakan kegiatan usaha budidaya jamur tiram putih ada beberapa proses dan kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
  1. Persiapan Bahan
  2. Pengayakan
  3. Pencampuran Bahan
  4. Fermentasi
  5. Pembungkusan (Pembuatan Baglog)
  6. Pengukusan dan Sterilisasi
  7. Inokulasi (Pemberian Bibit)
  8. Inkubasi (masa pertumbuhan miselium) Jamur Tiram Putih
  9. Panen Jamur Tiram


  
Rencana Usulan Kegiatan Kelompok (RUKK)

PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA KELOMPOK TANI MANDIRI PERHITUNGAN PRODUKSI 12.000 BAGLOG


Rincian Anggaran Biaya Produksi (Sesuaikan dengan RAB anda). Analisis Usaha sesuaikan dengan Kegiatan Produksi dan Balancing dengan RAB yang anda buat

Jika anda masih kesulitan, hubungi kami No.HP tertera di blog 24 jam. nanti akan kami kirim poldernya via email anda, untuk lebih jelasnya klik disini



BAB  V
P E N U T U P

Demikian proposal untuk kegiatan pengembangan usaha budidaya jamur tiram dan produksi alat pres baglog jamur ini kami susun, semoga dapat bermanfaat dan menjadi bahan inspirasi semuanya, kami mohon maaf apabila dalam penulisan proposal ini masih banyak kekurangan, baik dalam penulisan maupun bahasanya. Atas perhatiannya kami ucapkan banyak terima kasih



Darmaraja,  ...........................
Ketua  Kelompok Tani Mandiri




DEDE SOBANA



Lampiran harus anda buat sesuai dengan kondisi kelompok dan kegiatan kelompok, baik yang sudah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan. Diedisi selanjutnya saya akan membuat Contoh LPJ yang benar agar memudahkan dalam pelaporan.



proposal jamur tiram putih

Sekian dari kami, mohon maaf jika masih ada yang kurang berkenan. Saran dan Komentar yang membangun sangat kami harapkan bagi kelangsungan blog ini ke depan tetap eksis.

Wassalam